Ig - @FIDADIDO5

Thursday, 7 May 2020

SPRING TO FALL (BAB 10)


            Halaman belakang yang sunyi dan membawa kesan damai, Sakura berbaring di bangku pantai. Ia sedang mengutak-atik ponselnya dan tiba-tiba mendapati nomor Noah.
Sejak kapan aku mempunyai nomor Noah?” tanyanya pada diri sendiri dengan tatapan bingung. Tetapi ia merasakan perasaan yang berbeda setelah ia tau bahwa ia mempunyai kontak Noah, ya bisa dibilang senang. Sudah beberapa hari ini ia tidak bertemu dengan Noah dari semenjak ia sakit dan sempat dirawat oleh Noah beberapa waktu lalu. Semenjak kejadian Noah merawat dirinya, Sakura mulai merasa ada hal yang berbeda pada dirinya. Sakura sudah mulai merasa nyaman jika ia berada di dekat Noah. Dan sekarang Noah tidak mengunjungi dirinya, ia merasakan sepi dan mulai bertanya-tanya pada dirinya.
            Lalu Charlotte tiba-tiba menghampiri Sakura “Hai Ra, malam-malam begini kau masih diluar?” Tanya Charlotte.
Hai Bel, mengagetkan saja” kata Sakura.
Kau ada apa? Kau sakit lagi” Tanya Charlotte yang mencoba duduk di sampingnya.
Tidak” jawab Sakura singkat.
Terus ada apa? Cerita saja padaku” kata Charlotte khawatir.
Akhir-akhir ini aku merasa bingung Bel” jawab Sakura ragu.
Kau bingung kenapa? Ada masalah apa? Ayo cepat ceritakan” paksa Charlotte.
Aku merasa aneh pada diriku sendiri belakangan ini” jelasnya.
Merasa aneh? Perasaanku kau baik-baik saja” kata Charlotte bingung.
Iya secara fisik aku memang terlihat baik-baik saja, tetapi pikiranku yang agak sedikit kacau” ujar Sakura sambil menunjuk keningnya. “Aku merasa nyaman saat bersama Noah” jelasnya.
Apa kataku. Kau akan punya perasaan juga padanya, aku bilang tidak lama lagi kau akan mengatakan ini padaku. Dan ternyata benar saja” kata Charlotte senang.
Ya aku tidak tau, kalau akan seperti ini. Semenjak kejadian beberapa waktu lalu saat ia merawatku. Aku melihatnya ia sangat tulus membantu dan merawatku” jawab Sakura jujur.
Aku mengerti itu” kata Charlotte.
Tetapi Bel, sudah beberapa hari ini ia tidak menemuiku sama sekali” ujar Sakura dengan mata melihat ke langit.
“Meskipun itu di restoran atau kampus?” Tanya Charlotte kaget.
Tidak” jawabnya singkat. “Tetapi pada saat tadi aku cek ponsel, tiba-tiba ada kontaknya. Mungkin ia yang memasukkan kontaknya ke ponselku” sambung Sakura.
Mungkin ia sedang memiliki banyak pekerjaan, ah kau kenapa tidak tanyakan saja kepada Lenard. Ia kan rekan kerjanya” usul Charlotte.
Sepertinya aku akan malu” jawab Sakura.
Malu kenapa? Ya sudah kalau begitu biar aku saja yang menanyakannya pada Lenard” kata Charlotte cuek.
Jangan!” seru Sakura.
Lho memangnya kenapa? Sudah tidak apa-apa, mungkin Lenard berpikir yaitu aku yang tertarik pada Noah” kata Charlotte menenangkan.
Kemudian Sakura mencoba menenangkan pikirannya yang sejak tadi memaksa otaknya menjadi gelisah dengan memandangi langit malam. Tetapi apa yang ia lakukan selalu gagal, otaknya memaksa untuk memikirkan Noah dan Noah. Sesekali ia mencoba mengerjapkan matanya tetapi kembali melamunkan hal tersebut.
Sudah Ra, lebih baik kau tidur karena sudah larut malam. Besok kau ada kelas pagi bukan?” Tanya Charlotte.
Iya, tetapi nanti saja” jawab Sakura yang masih ingin berbaring dibawah gelapnya langit malam.
Tidak! Kau harus tidur sekarang. Sudah lupakan pikiran yang membuatmu gelisah, mungkin esok Noah akan menghubungimu atau menemuimu” Kata Charlotte menenangkan.
Baiklah” jawab Sakura.
Ayo cepat masuk kamarmu dan tidur. Istirahatlah dari pikiran-pikiran gelisahmu itu dan berharap esok akan lebih baik” ujar Charlotte. Kemudian Sakura menuruti perintah Charlotte dan ia masuk ke kamarnya dan tidur.


Bersambung... 

No comments:

Post a Comment

Bieber'n

Bieber'n